hanya saat senja, kau rapuh dan mencariku
berpegangan pada jiwaku yang melayang hampa
terisak di peraduanku
menyesak… melesak…
kemudian malam menjemputmu
menjauh dariku
tersapu angin
menyisakan luka
kejora bukan dirimu
meski hanya dia penanda senja
aku merindukan orion yang melukis senyummu
yang menemani malam hingga pagi terakhir
di bulan mei terkhir....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar